EDITORIAL

EDITORIAL – Ironis, Mantan Napi Korupsi Lolos Caleg

EDITORIAL – Ironis, Mantan Napi Korupsi Lolos Caleg

EDITORIAL
JAKARTA (bersih.id) --- Mahkamah Agung akhirnya mengeluarkan putusannya pasca polemik seputar hak mantan narapidana korupsi untuk dipilih dalam Pemilu Legislatif 2019. Keputusan MA itu dikeluarkan pada Kamis 13 September 2018, untuk merespon uji materi (judicial review) Pasal 4 Ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu). MA memandang bahwa PKPU tersebut secara prinsip bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Secara logika hukum Putusan MA memang logis, bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memilih dan dipilih termasuk di dalamnya para mantan napi korupsi. Tetapi, kelogisan di balik keputusan MA...
EDITORIAL – Parade Korupsi yang Menampar Akal Sehat

EDITORIAL – Parade Korupsi yang Menampar Akal Sehat

EDITORIAL
Sebagai bangsa yang bermartabat, akal sehat kolektif kita seharusnya terganggu menyaksikan 41 Anggota DPRD Kota Malang digelandang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  baru-baru ini, lantaran terbukti melakukan korupsi berjemaah, mencuri uang negara yang dialokasikan melalui pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fakta yang sungguh aneh tetapi sungguh nyata itu, sejatinya telah menampar akal sehat kolektif kita sebagai bangsa bermartabat, di tengah era transparansi dan akuntabilitas yang menjadi karakter pemerintahan moderen. Tidak perlulah dipersoalkan aspek moralitas di balik korupsi berjemaah Anggota DPRD Kota Malang, sebab sudah pasti para wakil rakyat dapat dipastikan telah mengidap krisis moralitas publik. Mereka gagal mempertahankan integritas diri atas amanah
EDITORIAL – Magis Olahraga dan Berani Tampil Berani

EDITORIAL – Magis Olahraga dan Berani Tampil Berani

EDITORIAL, TERKINI
Betapa mengharubiru perasaan kita sebagai satu bangsa saat menyaksikan seorang atlet berlari-lari mengibarkan bendera Merah Putih, lalu menaiki tribun kehormatan, dan memeluk para pemimpin bangsa yang menjadi saksi kemenangannya. Itulah yang terjadi dan dilakukan oleh Hanifan, sang atlet putra pencak silat yang tampil merebut kepingan medali emas ke-29 untuk kontingen Indonesia dalam arena Asian Games 2018, Rabu 29/8/2018, di Padepokan  Pencak Silat TMII. Kita sungguh berbangga hati, sebab kepingan emas persembahan Hanifan melengkapi raihan 30 emas dan menempatkan Indonesia kokoh di posisi keempat setelah Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea. Di atas tribun kehormatan, duduk berjejer sebaris bersama petinggi asosiasi olahraga pencak silat Asia antara lain Presiden Jokowi, Wapres Jus
EDITORIAL: Kebanggaan Kolektif untuk ‘Generasi Emas’

EDITORIAL: Kebanggaan Kolektif untuk ‘Generasi Emas’

EDITORIAL
Hari-hari ini, kita memiliki cukup banyak kebanggaan kolektif sebagai satu bangsa. Perhelatan akbar Asian Games yang seremoni pembukaannya boleh dibilang meriah dan lumayan mewah itu, telah memberikan efek promotif yang positif ke pentas dunia. Sebagai event olahraga terbesar kedua di dunia setelah Olimpiade, tentu saja Asian Games menjadi panggung pertaruhan reputasi Indonesia yang berperan sebagai tuan rumah. Jakarta dan Palembang yang memiliki fasilitas olahraga internasional telah pula dipanggungkan sebagai dua kota ikon Asian Games 2018. Sejauh ini, semenjak Asian Games dibuka resmi oleh Presiden Jokowi pada tanggal 18 Agustus 2018, putri dan putra Indonesia telah mempersembahkan cukup banyak medali, baik itu emas, maupun perak dan perunggu. Pencapaian  medali di hari-hari awal
EDITORIAL: Gempa Lombok dan Hikmat Sejarah Kegempaan

EDITORIAL: Gempa Lombok dan Hikmat Sejarah Kegempaan

EDITORIAL, TERKINI
Sebagai saudara se Nusantara, setanah air, dan sebangsa, wajah kita tercenung dalam-dalam menyaksikan duka nan tebal menggelayut turun menutupi Pulau Lombok, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasca gempa dahsyat dengan magnitude 7,0 Skala Richter,  pada Minggu malam 6 Agustus 2018, kita terperanjat, kita sangat terkejut. Dua pekan sebelumnya,  gempa memang sudah mengguncang Lombok, namun tidak sedahsyat gempa Ahad malam.  Ternyata, gempa dua pekan sebelumnya “hanya” pertanda alam bahwa bumi akan berguncang lebih keras lagi. Dan itulah yang kita saksikan akibatnya pada gempa Ahad malam. Sekurang-kurangnya ada 100 korban meninggal dunia; terbanyak ada di Kabupaten Lombok Utara yang mencapai lebih dari 60 korban meninggal. Korban yang luka-luka lebih banyak lagi jumlahnya, baik luka
Gagal Bijak SBY

Gagal Bijak SBY

EDITORIAL
Laku Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menuai reaksi lagi. Kali ini, dalam konferensi pers,  SBY kembali menyenggol posisi dan peran Megawati Soekarnoputri dalam proses koalisi menuju Pilpres 2019 mendatang. Dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo Subianto, calon presiden dari Partai Gerindra, awal pekan ini,  SBY, untuk ke sekian kali pula, sebuah peristiwa dalam proses politik tahun 2004 lalu antara dirinya dan Megawati kembali dinarasikan. Sontak saja memantik riak di wilayah politik. Sekilas terkesan biasa dan dianggap lazim dalam urusan politik. Namun narasi dalam konferensi pers SBY kali ini, harus dinilai tidak bijak dalam konteks kekinian. Beberapa uraian di bawah ini bisa menjelaskan lebih jauh. Pertama: SBY dalam siaran pers itu telah mereduksi urusan politik Pilpres 2019 y
EDITORIAL: Hikmat Kebijaksanaan itu Bernama ‘Pancasila’

EDITORIAL: Hikmat Kebijaksanaan itu Bernama ‘Pancasila’

EDITORIAL
EDITORIAL - Tiap kali tiba di tanggal 1 Juni,  memori kolektif kita menjadi amat lekat dengan Pancasila.  Merujuk pada “perhentian” sejarah, ide/gagasan/pemikiran mengenai Pancasila itu bergulir dan berdialektika dalam masa Sidang BPUPKI (Badan  Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang berlangsung pada 29 Mei  sampai 1 Juni 1945. Tiga tokoh bangsa yang berperan penting dalam perumusan dasar negara saat itu adalah Bung Karno, Mohamad Yamin, dan Soepomo.  Secara spesifik terminologi “pantja sila” itu muncul dari gagasan orisinil Bung Karno yang merujuk kosa kata bahasa Sansekerta; pantja berarti lima, sila berarti dasar! Pada perjalanan waktu setelah Indonesia merdeka,  saat mana Indonesia telah dipimpin oleh Presiden Soekarno, sang penggali Pancasila itu, ada perk
Bupati Yakini Latsitardanus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bupati Yakini Latsitardanus Bermanfaat Bagi Masyarakat

EDITORIAL, KABAR NUSANTARA, SOSIAL
PANDEGLANG - Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Irjen Pol. Drs Rycko Amelza Dahniel mengunjungi taruna dan taruni Latsitardanus XXXVIII dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Desa Gerendong, Koroncong, Pandeglang, Banten Jum'at (20/4). Ketika menyambut kedatangan Dahniel, Bupati Pendeglang Irna Nuraini menyatakan keyakinannyaakan manfaat dari kegiatan Latsitardanus XXXVIII di kabupaten itu. Menurut Irna, banyak kegiatan sosial yang dilakukan para taruna, taruni dan praja IPDN dalam kegiatan Latsitardanus. Hal ini jelas, sangat membantu masyarakat setempat. "Kegiatan yang dilakukan diantaranya pembukaan Jalan Kampung Kalang Anyar Lebak hingga Kp. Kalang Anyar Kebon sepanjang 400 meter dan lebar 4 meter. Juga, rehabilitas 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabiitasi m
Yang Paling Berpeluang, Ini 9 Bakal Cawapres Prabowo dari PKS

Yang Paling Berpeluang, Ini 9 Bakal Cawapres Prabowo dari PKS

EDITORIAL, POLITIK, TERKINI
JAKARTA - Teka-teki dan spekulasi tentang siapa yang akan mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden dari orang nomor satu di Partai Gerindra itu, terus bergulir. Salah satu yang menguat adalah, kemungkinan besar digandengnya figur yang berasal dari PKS untuk mendampinginya. Apalagi, informasi yang beredar ada sekira 9 nama kader partai ini yang disiapkan untuk diusulkan, sebagaimana materi yang dibicarakan dalam pertemuan petinggi partai itu dengan utusan Prabowo, Sandiaga Uno malam tadi (19/4/2018) di bilangan Jakarta Selatan. Diketahui, PKS menyiapkan sembilan bakal calon presiden dan wakil presiden, di antaranya, Gubernur Jawa Barat dari PKS, Ahmad Heryawan; Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid; Mantan Presiden PKS, Anis Matta; Gubernur Sumatera Barat,...
Pilgub Sulsel, Ini Peta Kekuatan Usai Debat Kedua Malam Tadi

Pilgub Sulsel, Ini Peta Kekuatan Usai Debat Kedua Malam Tadi

EDITORIAL, POLITIK
MAKASSAR - Debat Kandidat Pilgub Sulsel 2018 tahap kedua yang disiarkan malam tadi (19/4/2018) di MetroTV, menjadi panggung bagi 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada tahun ini. Dari keempat pasangan, dua cagub bersama pasangannya yakni Cagub Nurdin Halid dan Cagub Ichsan Yasin Limpo berhasil mencuri perhatian dan dinilai cukup meyakinkan dalam memaparkan program dan visi mereka. Limpo dengan dengan sejumlah kisah sukses yang ia torehkan semasa menjadi Bupati Kabupaten Gowa selama dua periode. Tatkala topik depat menyentuh masalah pelayanan kesehatan, ia menegaskan bahwa soal pelayanan kesehatan, komitmennya tak perlu diragukan lagi dengan menlihat bagaimana RSUD Kabupaten Gowa yang naik kelas menjadi Tipe B dari Tipe C. “Bicara kesehatan,