Monday, September 28

GPO Markas KKPMP Lebak Himbau Dealer Tak Tarik Motor Saat Corona

Bersih.id Lebak – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda Pertahaban Organisasi (GPO) Markas Besar Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (Markas-KKPMP) Kabupaten Lebak Amung melarang pihak Dealer menagih utang kepada nasabah menggunakan debt collector selama pandemi virus corona berlangsung. Menurut Amung hal itu, sudah sesuai intruksi dari pemerintah pusat agar menunda sementara karena saat ini Indonesia sedang dilanda wabah Virus Corona.

“Pihak Dealer dan non bank dilarang mengejar angsuran, apalagi pakai debt collector. Itu dilarang. Saya minta pihak kepolisian catat hal itu,” ujarnya kepada awak media, Minggu 29 Maret 2020. 

Dikatakan Amung, himbauan tersebut telah sejalan dengan kelonggaran dari pemerintah terhadap reaksi kredit dibawah Rp.10 Miliar. 

Sebelumnya Preaiden juga sudah memerintahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melonggarkan reaksi kredit para usaha kecil dan menengah (UMKM) saat wabah Corona atau Cobid-19 dengan nilai kredit dibawah Rp.10 Miliar.

“Banyak keluhan dari masyarakat dan pemerintah sudah memberikan kelonggaran kredit. Penundaan cicilan berlaku satu tahun.”kata Amung. 

Selain itu, lanjut Amung OJK juga untuk sementara waktu melarang penarikan kendaraan oleh dept collector. 

“Jangan menambah permasalahan bangsa ini dengan memberikan beban ke konsumen saat wabah Corona. Seandainya ada yang tetap melakukan penagihan. Kami dari KKPMP siap mendapingi konsumen jika diminta.”tutup Amung. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *