Wednesday, April 1

Tingkatkan Kompetensi, TA FPG Gelar Legislatif Drafting

Bersih.Id Jakarta – Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar DPR-RI mengadakan pelatihan legislatif drafting di Wisma DPR Kopo, 10-12 Maret 2020. Pelatihan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar tentang legal drafting.

“Melalui pelatihan ini kami harapkan, Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar makin profesional dan kompeten dalam memahami teknik-teknik penyusunan dan pembuatan undang-undang. Sehingga akan mempermudah dalam tugas-tugas keseharian di DPR,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Adies Kadir pada saat pembukaan kegiatan.

Anggota Komisi III ini juga berpesan agar para Tenaga Ahli mengikuti agenda ini dengan serius serta benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat berguna bagi Tenaga Ahli dalam membantu Fraksi maupun anggota FPG dalam mengambil kebijakan dan keputusan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para TA dapat meningkatkan kompetensi, analisa serta kecepatan memberikan rekomendasi terkait berbagai permasalahan di DPR untuk Fraksi dan Anggota FPG. Kecepatan dan ketepatan analisa sangat penting mengingat dinamika politik di DPR yang juga sangat mudah berubah,” tambahnya,

Oleh karena itu dengan bekal pelatihan semacam ini, tambah Ketua Mahkamah Partai Golkar ini, para Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar memiliki kemampuan dan kemahiran yang lebih unggul dalam memberikan telaahan.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar, Mustafa M Radja menyebut sangat mengapresiasi dukungan dari pimpinan fraksi sehingga agenda pelatihan dapat terselenggara.

“Tentunya kami akan bersungguh-sungguh untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keahlian dalam bidang ini. Serta, kami sangat berterima kasih kepada pimpinan yang mendukung sepenuhnya agenda ini,”

Mustafa juga mengatakan, pelatihan legislatif drafting ini sangat penting membekali Tenaga Ahli dalam menyelesaikan agenda-agenda rutin di parlemen.

“Kita tahu latarbelakang keilmuan Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar beragam, tidak hanya bidang hukum saja. Karena itu diperlukan pengetahuan dan wawasan yang sama bagi semua Tenaga Ahli tentang metode pembuatan dan penyusunan undang-undang yang baik dan benar,” tegasnya.

“Materi-materi yang sengaja disiapkan diharapkan menjadi alat analisa bagi para TA FPG untuk memberikan rekomendasi kepada fraksi maupun anggota FPG. Para instruktur yang dihadirkan merupakan profesional dalam bidang hukum,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *