Sunday, May 31

Peduli Banjir Demokrat Turunkan Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Santoso mengatakan, Tim Advokasi Korban Banjir antara lain membantu warga mengurus kehilangan dokumen, seperti KTP, KK, akta kelahiran maupun ijazah.

“Kami sudah bergerak turun dan bantu warga sejak hari pertama banjir, yakni 1 Januari 2020. Selama kami keliling di 37 titik banjir di DKI, banyak warga mengeluhkan kehilangan dokumennya,” kata Santoso melalui keterangan tertulisnya, Senin (6/1).

Santoso mengungkapkan, untuk tahap awal Tim Advokasi Korban Banjir fokus pengurusan dokumen. Karena hal itu yang lebih mendesak untuk warga.

“Meski ada beberapa pengurus DPD Partai Demokrat yang mengusulkan agar juga menerima atau memfasilitasi warga yang ingin menggugat Pemprov DKI secara Perdata melalui class action maupun citizen law, namun kita fokus pengurusan dokumen dulu,” ungkap Anggota Komisi III DPR ini.

Meski demikian, Santoso tak mempersoalkan apabila ada LSM yang mengadvokasi warga untuk menggugat Pemprov DKI karena dianggap lalai mengantisipasi banjir.

“Itu sebuah dinamika, kalau perlu kita dukung. Kami Partai Demokrat DKI melalui perwakilan kami di DPRD juga akan memberikan catatan-catatan kritis terhadap Pemprov DKI tentunya dalam rangka perbaikan pencegahan dan penanganan banjir kedepan,” tutur Santoso.

Santoso menambahkan, Tim Advokasi Korban Banjir ini merupakan hasil kerjasama DPD Partai Demokrat DKI dengan Fraksi Partai Demokrat DPR RI serta Persatuan Istri Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat yang dipimpin Aliya Edhi Baskoro (Bbg).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *