Gerindra Tunda Pengesahan RAPBD Akal-akalan

BERSIH.ID TANGGERANG – Mencermati proses pembahasan Anggaran APBD Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2020. Hal itu, ditanggapi serius oleh Fraksi Gerindra, Rabu 20 November 2019.

“Kami meminta agar pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD-red) menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) agar ditunda, karena kami dari Fraksi Gerindra akan mempelajari secara mendetail dan teliti.” kata Li Claudia Chandra Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Tanggerang Selatan (Tangsel) Rabu 20 Novemver kepada awak media.

Menurut Ketua DPC Gerindra tersebut, Rencana Kerja Anggaran (RKA) baru dia terima secara bertahap Jum’at sore sampai dengan Senin Kemarin. Fraksi Gerindra menilai proses penyerahan RKA yang sangat mendadak dan mepet dengan waktu pengesahan merupakan suatu yang kurang transparan.

“Ada sekitar 44 OPD berkas RKA yang Kami terima. Kami melihat ada indikasi kuat terjadi akal-akalan dalam proses pengesahan ini. Akal-akalan ini dibuat agar RAPBD disahkan menjadi APBD tanpa dipelajari lagi.”tutur Wanita yang biasa berkacamata itu.

Claudia mengklaim bahwa akal-akalan itu tentu tidak akan terjadi kalau seandainya RAPBD isinya normal dan bukan anggaran abnormal. Kata Claudia akal-akalan itu bisa dibuat untuk menutupi sesuatu yang tidak pantas. Selanjutnya agar tidak terindikasi anggaran akal-akalan yang bisa berpotensi korupsi karena mempermainkan uang rakyat.

“Kami Fraksi Gerindra berpendapat pengesahan ini harus ditunda sampai kami selesai mempelajari RKA secara menyeluruh untuk dibahas lagi di badan anggaran. Kalau bukan anggaran akal-akalan untuk mempermainkan uang rakyat, kenapa harus takut ditunda.”tutupnya.(*Nani Maulana )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *