ZENTONI DIREKTUR EKSEKUTIF LBH SUMBAR SIAP HADAPI” TANTANGAN GUGATAN BALIK BUPATI PESISIR SELATAN.

BERSIH.ID SUMBAR -Direktur Eksikutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sumatera Barat, Zentoni menilai, tudingan Bupati Pessel Hendrajoni yang menyatakan LBH Sumbar tidak mengerti soal penghentian pembangunan RSUD M Zein Painan adalah prematur.

Zentoni mengungkapkan, sebagai pejabat publik seharusnya Hendrajoni tidak menunjukan sikap yang emosional dan sulit menerima kritikan. Padahal, gugatan yang dilakukan LBH Sumbar adalah bagian dari berdemokrasi.

“Sangat prematur dan berlebihan serta cenderung emosional dan tidak mencerminkan sikap pejabat publik di era keterbukaan saat ini,” Pungkas Zentoni dari siaran persnya yang diterima bersih.id , Dalam pesan singkatnya ketika di hubungi lewat Watsap Jumat 27 September 2019.

Zentoni sebagai Direktur Eksekutif LBH Sumbar yang merupakan putra daerah yang lahir dan besar di Pesisir Selatan menilai persoalan RSUD M.Zein bukan barang baru. Dia mengaku memahami sekali persoalan RSUD M. Zein Painan yang terjadi saat ini.

“Perlu diketahui oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni gugatan yang akan diajukan oleh LBH Sumbar ini didasarkan pada ketentuan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang mengatur tentang Perbuatan Melawan Hukum Penguasa (onrechtmatige Overheids Daad),” ungkapnya.

Dia mengatakan tindakan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang menghentikan sepihak pembangunan RSUD M. Zein Painan tanpa persetujuan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan yang pada akhirnya akan merugikan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan dalam bidang kesehatan.

Sehubungan dengan bantahan dan rencana gugatan balik dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, LBH Sumbar menyatakan siap menantinya. Sebab, sebagai lembaga bantuan hukum kepentingan masyarakat, LBH tidak akan pernah melakukan gugatan secara asal-asalan.

“Maka dengan ini LBH Sumbar menyatakan siap menghadapi tantangan gugatan balik Bupati Pesisir Selatan. Mari kita buktikan, kalau memang benar LBH tidak tahu apa-apa soal penghentian pembangunan RSUD M
Sebelumnya, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menilai, Lembaga Badan Hukum (LBH) Sumatera Barat tidak mengerti apa-apa terkait penghentian pembangunan RSUD. M.Zein Painan yang terbangkalai saat ini.

Ia menyarankan, LBH Sumbar mesti mempelajari dulu terkait persoalan yang terjadi dalam penghentian pembangunan rumah sakit tersebut sebelum melanjuti gugatan. Karena, jika salah-salah laporan, LBH Sumbar bisa dilaporkan balik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *