Harapan Baru dari Embung Oloboju, di Sigi, Sulteng

Staf Khusus Kenenterian Desa berpose bersama Pemda Sigi di lokasi Embung Olobuju, Sigi

JAKARTA (bersih.id) — Manusia tidak bisa melawan alam dan hanya bisa dengan menyesuaikannya untuk dapat memperoleh nilai tambah. Di daerah-daerah yang kekurangan aliran air, dengan kekeringan yang cukup tinggi tidak ada banyak pilihan untuk peningkatan taraf hidup yang lebih baik bagi masyarakat di sekitarnya.

Salah satu alternatif yang sekarang sudah digalakkan di daerah-daerah dengan tingkat kekeringan tinggi itu adalah dengan pembangunan embung-embung. Merupakan sebuah strategi untuk menyiasati atau menyesuaikan dengan iklim dan keadaan alam. Embung menjadi pilihan untuk dibangun sebagai tempat penampungan air sementara saat musim hujan dimana air hujan begitu berlimpah. Tapi saat kemarau biasanya airnya akan berkurang bahkan kering. Dengan pembangunan embung, air yang berlebihan saat musim hujan ditampung dan akan dialirkan saat keadaan air untuk lahan pertanian berkurang.

Salah satu embung yang kini tengah dibangun  di daerah pasca bencana seperti di Sigi, Sulteng. Staf Khusus Menteri Desa, Risharyudi Triwibowo melakukan kunjungan kerja di desa Oloboju, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Kunjungan ini untuk meninjau langsung pembangunan embung desa di daerah itu yang progress pekerjaannya sudah hampir rampung 100%.  Dalam targetnya, embung tersebut bisa dimanfaatkan paling lambat bulan maret 2019.

Embung Oloboju

Embung di Oloboju dibangun dengan tujuan utama untuk pengairan lahan pertanian sekitar 200 hektar lahan pertanian di daerah itu. Potensi pertanian yang ada di wilayah itu adalah tanaman padi dan bawang merah. Hadirnya embung ini juga dapat memiliki multi efek. Embung ini bisa dimanfaatkan untuk sarana pengembangan wisata dan sisi ekonomi lainnya.

Diharapkan semua dimensi ekonomi itu akan dikelola oleh BUMDes untuk menciptakan Pendapatan Asli Desa. Dengan fasilitas embung yang dibangun ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di desa Oloboju dan sekitarnya. Melalui pengunjung atau wisatawan ke area wisata, masyarakat di desa bisa memanfaatkan peluang untuk berjualan sovenir, kuliner dan produk unggulan lainya dari warga local di sekitar area wisata Embung Oloboju. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *