Peduli Politik Bermartabat, Erwin Ricardo Silalahi Gelar Pendidikan Politik bagi Pemilih

Caleg Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jakarta Timur, Erwin Ricardo Silalahi (kedua dari kanan) Menggelar Kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih.” Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Agung Laksono sebagai Keynote Speaker dengan moderator Viktus Murin, Wasekjen DPP Golkar, di Hotel Nalendra, Kebun Nanas, Jakarta Timur, sejak siang hingga jelang soreh, Sabtu, 22/12.

JAKARTA (bersih.id) — Caleg Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jakarta Timur, Erwin Ricardo Silalahi menggelar kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih.” Kegiatan ini dikemas dalam forum dialog menghadirkan Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Agung Laksono sebagai Keynote Speaker. Narasumber lainnya Erwin Ricardo Silalahi dan Elfras Golkari dari DPD Golkar DKI Jakarta dengan moderator Viktus Murin, Wasekjen DPP Golkar. Digelar di Hotel Nalendra, Kebun Nanas, Jakarta Timur, sejak siang hingga jelang soreh, Sabtu, 22/12.

Kegiatan semi ilmiah ini mengambil thema untuk segmen “Kalangan Pemuka Agama,Masyarakat Adat, Kaum Difabel, Komunitas Profesi dan Organisasi Sosial Masyarakat.” Tampak hadir dari jajaran pengurus Golkar DKI hingga pengurus tingkat kelurahan se-DKI, juga ormas pendukung Partai Golkar seperti AMPI dan AMPG, lengkap dengan atribut masing-masing.  Hadir sekitar 170-an peserta dari perwakilan simpul-simpul utama basis dukungan di 65 Kelurahan se-Jakarta Timur.

Mengawali dialog, Agung Laksono memberi apresiasi langkah terobosan yang dilakukan caleg nomor: 2 dari Dapil Jakarta Timur ini. Kegiatan bertema pendidikan politik bagi pemilih ini dipandang penting dan strategis. Diharapkan dengan itu masyarakat menjadi sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan berbagsa dan bernegara.

“Para calon legislatif juga ditantang untuk berbenah dan mempersiapkan  diri sehingga masyarakat dapat memilih wakil rakyat dari calon-calon terbaik,” ujar mantanKetua DPR ini.

Menurut Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar ini, forum dialog bernuansa ilmiah seperti ini penting bagi masyarakat sehingga arah perpolitikan kita makin bermartabat setiap periodenya. Menghindari adu-domba, hoax dan saling menjatuhkan. Dengan itu, dapat mengeliminir dampak negatif pertarungan politik dalam pemilu.

“Secara pribadi dan juga Partai Golkar, memberi apresiasi dan mendukung langkah terobosan kegiatan semacam ini. Saya kenal baik seorang Erwin Ricardo. Dia orang lama di Golkar. Punya pengalaman lebih dari cukup untuk tugas-tugas di DPR. Dia salah satu kader terbaik Partai Golkar,” ujar Agung menanggapi pertanyaan para jurnalis tentang kegiatan ini.

Dalam dialog, Agung Laksono menjelaskan tugas dan fungsi partai politik dimana semua calon legislatif bernaung. Walau masing-masing caleg punya keleluasaan berusaha merebut suara pemilih, semua caleg tetap dalam koordinasi partai politik. Target Partai Golkar meraih kursi sebanyak mungkin di legislatif dan akan memenangkan calon presiden yang didukung Partai Golkar yaitu pasangan nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’aruf Amin di pemilu 2019 yang akan datang.

Erwin Ricardo sendiri dalam pemaparannya menyampaikan thema-thema penting menyongsong Pemilu 2019 yang akan datang. Antara lain, pentingnya partasipasi masyarakat dalam pemilu sehingga dapat memilih dengan benar para wakil rakyat (DPR, DPRD maupun DPD) juga memilih Presiden dan Wakil Presiden di pemilu 2019 nanti.

 

Erwin Ricardo Silalahi (tengah) dalam sesi dialogCalon Berkualitas Akan Menentukan Arah Kemajuan

Calon anggota DPR RI Nomor Urut 2 Partai Golkar dari Dapil Jakarta Timur ini menegaskan pentingnya setiap suara dari masyarakat yang harus diperuntukan bagi calon-calon berkualitas agar produk-produk kebijakan sesuai dengan keinginan masyarakat. Setiap suara dari tiap warga negara memiliki nilai yang sama. Memilihh  calon yang berkualitas akan sangat menentukan arah pembangunan daerah maupun negara ini dalam lima (5) tahun yang akan datang.

“Kita harus memastikan setiap calon yang hendak dipilih adalah orang-orang dengan kualitas terbaik. Memiliki rekam jejak, karir politik serta pengalaman dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Dalam sesi dialog Calon Nomor 2 dari Dapil Jakarta Timur ini menjelaskan, jika terpilih pada pemilu 2019  yang akan datang, dirinya berniat menjadikan rapat-rapat anggaran di  DPR harus berlangsung terbuka dan transparan. Selama ini rapat-rapat anggaran selalu berlangsung tertutup. Publik tidak punya akses memantau pembahasan. Padahal fungsi anggaran merupakan satu fungsi dari tiga fungsi DPR yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat. Dalam rapat anggaran ini akan dibahas alokasi dana dari APBN untuk pembangunan untuk  setiap daerah, setiap departemen dan lembaga negara.

Lebih jauh dijelaskan, dalam rapat anggaran dibahas alokasi anggaran yang diperoleh dari pajak rakyat dan hendak dialokasikan lagi untuk pembagunan. Untuk itu pembahasan anggaran harus dilakukan secara terbuka dan transparan supaya rakyat tahu berapa alokasi dana dari berbagai bidang pembangunan untuk setiap daerah, yang menjadi hak rakyat.

“Pada sisi lain, untuk menghindari terjadinya bancakan dana alokasi pembangunan oleh elit politik tertentu untuk kepentingan segelintir pihak di seputar mereka. Biasanya negosiasi dan kongkalikong antara elit politik dan kontraktor/pengusaha terjadi pada proses pembahasan anggaran ini,” urainya menjelaskan. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *