Saturday, August 8

KSPI Minta Jatah Menaker Jika 2019 Prabowo Jadi Presiden

Prabowo Subianto usah penandanganan kontrak politik dengan buruh KSPI (Foto: Detik.com)

JAKARTA – Peringatan Hari Buruh pada Selasa (1/5/2018) ini menjadi hari yang membahagiakan bagi Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga bakal calon Presiden RI pada pemilu 2019 mendatang. Pasalnya, di hadapan para peserta aksi memperingati hari buruh ini, dirinya menandatangani kontrak politik dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI). Serikat buruh yang selalu terdengar namanya pada momentum-momentum politik ini pun meminta jatah menteri tenaga kerja.

“Wajar di seluruh dunia kalau kita melakukan kontrak politik harus ada orang dari buruh yang bisa mengawal kontrak politik itu,” kata Presiden KSPI Said Iqbal kepada wartawan, usai acara deklarasi dukungan kepada Prabowo di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Said Iqbal beralasan, buruh membutuhkan orang di dalam pemerintahan untuk memastikan tuntutan dalam kontrak politik yang sudah diteken Prabowo berjalan. Ada 10 poin tuntutan buruh dalam kontrak politik itu, mulai dari meningkatkan upah minimum hingga mencabut peraturan presiden tentang penggunaan TKA.

“Ini bukan persoalan jatah. Kami serikat buruh independen tapi kami punya kepentingan untuk memastikan isu-isu buruh dalam kontrak politik bisa jalan,” kata Iqbal.

“Memang kami secara tegas meminta kepada Pak Prabowo, bila Allah berkehendak dan rakyat memilih menjadi Presiden RI, menteri tenaga kerja berasal dari serikat buruh,” kata dia.

Namun untuk siapa orang yang akan dijadikan menteri tersebut, menurut dia, masih harus dibicarakan di internal organisasi lintas buru. Meski demikian, Said Iqbal memastikan bahwa Prabowo menyambut baik permintaan buruh itu.

“Setuju. Pak Prabowo setuju. Bahkan Pak Prabowo menawarkan bila PGRI bisa mendukung beliau, Pak Prabowo akan mempertimbangkan, belum pernah PGRI menjadi menteri pendidikan,” kata dia. (KPS/BID)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *