BPAN Akan Perjuangan Hak Masyarakat Adat

JAKARTA – Ketua Umum terpilih Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Periode 2018-2021, Moh. Jumri di Jakarta, Senin, (23/4) mengatakan, ia akan fokus memperjuangkan hak-hak masyarakat adat se-nusantara, misalnya persoalan tanah adat yang diserobot pihak tertentu. Sebelumnya Moh. Jumri terpilih pada pertemuan Jambore Nasional di Kalimantan Timur yang berlangsung dari tanggal 18-21 April 2018. Ia terpilih dalam pertemuan yang dihadiri 32 pengurus daerah dan 16 pengurus wilayah.

Dengan terpilihnya ia secara musyawarah mufakat, dirinya pun berpesan bahwa adat istiadat yang berbeda-beda merupakan cermin sebuah keberagaman Bhineka Tunggal Ika, “Maka dari itu wajib kita jaga keberagaman budaya dan adat istiadat sebagai warisan lelulur, dalam bingkai negara kesatuan Indonesia,” tuturnya.

Jumri menyampaikan, amanah yang diberikan kawan-kawan pemuda adat se-Nusantara kepadanya akan ia pegang  dengan segenap jiwanya, ia akan terus berupaya menjadi lebih baik lagi  bekerja dan menjalankan organisasi ini. Selain itu ia juga mengatakan dengan terpilihnya ia sebagai Ketum BPAN, dirinya akan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat yang belum terpenuhi dan bahkan yang dihilangkan.

“Saya akan berupaya memperjuangkan hak-hak masyarakat adat yang belum terpenuhi oleh negara dan bahkan saya akan perjuangkan dimana masyarakat adat haknya dihilangkan” terang pria asal Lebak, Banten ini.

Menutup keterangannya pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini juga mengutarakan, dirinya dan para pengurus nanti akan secepatnya beraudensi dengan lembaga-lembaga terkait, sehingga persoalan dimasyarakat adat dapat terselesaikan. “Setidaknya masalah masyarakat adat selama ini bisa kita sampaikan kepada instansi-instansi terkait dan mendapatkan solusinya,” pungkasnya. (M. Rohim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *