Warga Sidrap Tak Dibagi Raskin Jika Tidak Pilih Paket Ini

Kampanye Paket Doamu di Sidrap, Sulawesi Selatan (Foto: Capture Youtube)

MAKASSAR – Sebuah video yang direkam oleh orang yang tidak teridentifikasi kini beredar di media sosial, khususnya di grup-grup asal Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Sidrap. Merupakan rekaman rangkaian kampanye dialogis yang digelar oleh salah satu pasangan calon dalam Pilkada kabupaten itu yakni paslon nomor urut 2 Dollah Mando – Mahmud Yusuf yang disingkat Doamu.

Video itu menayangkan orasi politik yang dibawakan oleh seseorang yang dikenali sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sidrap dari Fraksi Demokrat yakni Sudarmin Baba. Pernyataan Baba di dalam video itu oleh sejumlah netizen dianggap tidak patut dan anggap provokatif oleh netizen.

Dalam video yang berdurasi 08.23 menit tersebut anggota DPRD Sudirman Baba menyerukan kepada warga agar tidak tertipu atas hadirnya program BPJS gratis dan kartu KPS. ”Kartu BPJS gratis dan KPS adalah program pemerintah pusat, tidak boleh ada paslon yang mengklaim kalau itu adalah program mereka. Program itu ada karena inisiasi oleh Partai Demokrat lewat Susilo Bambang Yudhoyono saat menjabat sebagai Presiden,” ujarnya.

Satu lagi, lanjutnya, jika ada warga yang terbukti tidak memilih Paket Doamu dan terdaftar sebagai penerima Beras Miskin (Raskin), maka catat jika Doamu menang rakyat itu tak akan dapat raskin sampai lima tahun ke depan. PNS atau guru yang tidak memilih Doamu, menurut Sudarmin Baba dalam video tersebut akan dimutasi atau dibuang ke tempat terpencil.

Tindakan semacam ini rentan terjadi dalam perhelatan politik seperti Pilkada. Kecaman pun dituai anggota DPRD tersebut. (BID)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *